logo
Kehidupan Prostitusi di Bali
Sudut gelap Pulau Bali home

aboutcontactprivacyspecial



PROSTITUSI DI BALI

Pulau Bali telah dikenal dengan nama baik di luar negeri seperti pulau seribu pura, museum hidup, pulau dewa dewi, dan sorga terakhir yang ditemukan. Apakah prostitusi merendahkan nama ini? Dalam pemahaman beberapa orang tentu ya! Prostitusi dan nama harum Bali seharusnya saling bertentangan, paling tidak dalam pengertian umum yang diakui banyak orang. Prostitusi sudah terbukti merupakan bagian sosial dari etnis manapun di dunia, tidak terkecuali Bali. Semenjak manusia mengenal adanya institusi sosial yang namanya keluarga dan perkawinan maka pengertian prostitusi dikenal. Penelitian arkeologis terhadap hal ini sudah tidak bisa dibantah apakah pada masyarakat yang sudah mempunyai kebudayaan hidup menetap maupun yang masih nomaden.

Kehidupan seks bebas kelihatannya merupakan kelanjutan dari kehidupan yang paling sederhana dari manusia karena manusia dibekali insting yang memang untuk berprokreasi, sehingga laki-laki tertarik kepada wanita dan wanita tertarik kepada laki-laki. Walaupun pembentukan pranata sosial sudah sedemikain intensive, yang terbukti dikenal hampir di setiap etnis masyarakat dunia, walaupun setelah lahirnya agama, tapi tidak ada satupun masyarakat dunia yang terbebas dari prostitusi, termasuk Bali.

Hanya untuk masa sekarang ini tokoh agama dan tokoh informal saja yang masih hipokrit terhadap fakta ini. Prostitusi adalah bagian integral dari suatu masyarakat dan kita tidak bisa tutup mata akan hal ini. Pengertian ini harus dianut jika ingin masyakarat kita punya etik yang kokoh dan mampu mengontrol masyarakatnya. Dan kita harus menyadari bahwa prostitusi adalah penyimpangan, dan jika penyimpangan terjadi harus diluruskan, nah kalau kita tidak mengakui penyimpangan itu ada apa yang harus diluruskan. Ketika masyarakat mengalami hambatan dalam melakukan kehidupan seksnya maka jalan yang ditempuh adalah peyimpangan, dan penyimpangan demi peyimpangan ini akan menjadi tradisi. Jika ini sudah menjadi tradisi maka akan sangat sulit untuk mengendalikan, karena sering manjadi alasan ekonomi, kehidupan, dan kewajiban finansial oleh lingkungan, pranata, dan sebagainya.

Melonjaknya prostitusi di Bali disokong oleh mereka yang datang dari luar pulau yang hanya berbekal badan tanpa punya ketrampilan. Sedangkan Bali mulai tahun 1970an sangat memerlukan tenaga trampil di bidang pariwisata yang menuntuk kesungguhan belajar seperti bahasa asing, pengetahuan memasak berbagai jenis kalinari, pertamanan, arsitek, tiketing, akhli budaya, dan sebagainya. Walaupun pekerja kasar diperlukan dalam jumlah yang sangat besar masa itu tetapi sifatnya hanyalah sementara, dan bukan permanen, sedangkan banyak pendatang yang menetap di Bali tanpa menyadari akan sumber sumber pendapatannya.

Tari Pendet

Amed Bali Hotels
Denpasar City Hotels
Candidasa Hotels
Jimbaran Hotels
Kuta Bali Hotels
Kintamani Hotels
Krobokan Bali Hotels
Lovina Bali Hotels
Legian Bali Hotels
Lembongan Hotels
Nusa Dua Hotels
Sanur Bali Hotels
Seminyak Hotels
Tanjung Benoa Hotels
Tuban Hotels
Ubud Bali Hotels
Padangbai Hotels

Bali Island Rich Culture Tours
Flores Island of Hobbit 3-lakes
Java Island Tour Selection
Komodo Dragon Expedition
Lombok the Sister Island of Bali
North Sumatra Island Tours
Orangutans Bohorok Sumatra
Orangutans Camp Leakey
Toraja Land South Sulawesi
West Papua Adventures


Below list selected budget and cheap hotels of Bali.

Kuta Central City
Legian Town
Nusa Dua Area
Sanur area
Seminyak Area
Tuban Town
Ubud and Surrounding


Table of Distances on Bali

Villas in Bali
Bali Liburan Murah


Avoid Black Corner of Traveling
Crime - Girls - Prostistution - Sex Life - Sex Disease - Drug - Bandung Girls - Prostitution
Gadis Bandung - Bali - Prostitusi Bandung - Bali - Kehidupan - Bali Night Life - Kuta Night Life - Kama Sutra - Cowboys